Cara Menanam Bawah Merah Hidroponik

Cara Menanam Bawah Merah Hidroponik

Cara Menanam Bawah Merah Hidroponik – Untuk warga Indonesia, bawang merah ialah salah satu bahan masakan yang harus terdapat di dapur. Alasannya, mayoritas masakan tradisional Indonesia tentu memakai bahan yang satu ini. Mengingat begitu berartinya tumbuhan yang satu ini, apakah Kamu tertarik buat mengenali metode menanam bawang merah di balik rumah?

Sebab kebutuhannya yang terus bertambah, tidak aneh bila tumbuhan ini mempunyai harga yang lebih mahal daripada bawang putih ataupun bahan santapan yang lain. Buat itu, tidak terdapat salahnya buat menekuni metode menanam bawang merah sendiri. Tidak hanya digunakan bagaikan penyedap rasa, bawang merah nyatanya mempunyai khasiat lain, lho.

Khasiat Bawang Merah buat Penyembuhan Tradisional

Bawang merah yang kerap kalian temukan di dapur ini nyatanya dapat digunakan bagaikan obat tradisional.

Contohnya, kalian dapat memakai bawang buat penyembuhan“ kerik” yang biasa dicoba buat menanggulangi masuk angin.

Tidak hanya itu, bawang merah ini pula mempunyai manfaat lain semacam:

  • Mengobati mag,
  • Merendahkan kolesterol,
  • Merendahkan kandungan gula di dalam darah, dan
  • Menyembuhkan berkemih manis.

Nyatanya, rahasia kenapa bawang merah dapat menyembuhkan penyakit di atas merupakan sebab isi kalium serta serat di dalamnya.

Tidak hanya itu, bawang merah pula memiliki Vit C, asam folat, kalsium, dan zat besi yang berguna buat melindungi kesehatan badan.

Sehabis mengenali bermacam berbagai khasiatnya, pastinya kalian saat ini telah tertarik buat mengenali metode menanam bawang merah sendiri di balik rumah. Jika begitu, langsung saja yuk disimak kiat- kiat buat melaksanakannya!

 

1. Mempersiapkan Perlengkapan serta Bahan

Perihal awal yang wajib kalian jalani buat menanam bawang merah dengan media air ini merupakan mempersiapkan bahan serta perlengkapan yang diperlukan.

Berikut merupakan rinciannya:

  • Pot( pakai botol ataupun toples sisa bagaikan alternatif)
  • Gunting
  • Cutter
  • Kain flanel
  • Media tanam( cocopeat ataupun arang sekam)
  • Bibit bawang merah
  • Nutrisi hidroponik/ ab mix
  • Perlengkapan pengukur pH
  • Perlengkapan pengukur TDS
  • Air

2. Mempersiapkan Pot serta Tandon Nutrisi

Sehabis mempersiapkan seluruhnya, perihal berikutnya wajib kalian jalani merupakan mempersiapkan media tanam. Pot serta tandon yang wajib disiapkan dapat berbentuk benda sisa semacam botol maupun toples.

Sehabis seluruh telah disiapkan, inilah langkah- langkah yang wajib diiringi:

  • Yakinkan dimensi pot cocok dengan dimensi toples yang telah disiapkan.
  • Lubangi tutup toples( sesuaikan wujud serta dimensi lubang dengan pot yang disediakan).
  • Buat lubang hawa berdiameter kurang lebih 1 centimeter di bagian samping toples.
  • Buat lubang hawa sedikit lebih rendah ke dasar dari posisi pot.
  • Gunting kain flanel serta pasang pada bagian dasar pot.
  • Masukan media tanam di dalam pot.
  • Cat toples/ tandon supaya larutan nutrisi tidak ditumbuhi lumut( seleksi corak yang tidak tembus sinar).

3. Mempersiapkan Media Tanam

Hidroponik umumnya memakai arang sekam ataupun cocopeat bagaikan media tanam. Tidak hanya itu, kalian pula dapat menggabungkan keduanya dengan perbandingan 1: 1.

Saat sebelum kalian memasukan media tanam ini ke dalam pot, yakinkan supaya kalian memasang sumbu yang dibuat dari kain flanel terlebih dulu.

4. Mempersiapkan Bibit

Kalian dapat memakai bawang merah yang terdapat di dapur bagaikan bibit buat menanam.

Buat memilah bibit terbaik, yakinkan umbi yang diseleksi nampak kering serta tua.

Perihal ini dapat dilihat dari corak umbi yang nampak mengilat dan padat.

Tidak hanya itu, yakinkan pula kalian memakai umbi bawang yang nampak calon akarnya.

Sehabis seluruh perihal di atas dipersiapkan, potong sedikit saja ujung dari bawang merah, kira- kira 1/ 5 dari dimensi bibit.

5. Menanam Bibit

Perihal awal yang wajib kalian jalani merupakan menyiram terlebih dulu media tanam dengan air biasa.

Kemudian, benamkan separuh bagian umbi ke media tanam.

Tempatkan media kultur di bawah naungan sepanjang 3 sampai 4 hari atau sampai bawang tunas menghasilkan hidroponik.

Ketika bibit tumbuh mencapai 1 sentimeter, mengisi tangki dengan ab meningkatkan nutrisi solusi blending dan media penyimpanan di tempat yang diserang matahari seragam cahaya.

6. Membenarkan Kebutuhan PPM serta pH Nutrisi

Buat memastikan apakah metode menanam bawang merah cocok dengan syarat, kalian pula wajib membenarkan kebutuhan PPM serta pH nutrisi yang diperlukan. Nutrisi ab mix mempunyai 2 bagian, ialah nutrisi A serta nutrisi B.

Ketika nutrisi ab campuran bahwa Anda masih memiliki bubuk panas dan lembab atau bentuk padat, larutkanlah pertama yang menjadi larutan induk. Nutrisi A serta nutrisi B wajib dilarutkan dengan 2 wadah terpisah.

Tiap sesi perkembangan, kebutuhan PPM nutrisi bawang hidroponik senantiasa berubah- ubah. Intinya, terus menjadi tua umur bawang merah, terus menjadi banyak pula kebutuhan nutrisi PPM.

Berikut merupakan rinciannya:

  • PH sempurna bawang merah: 5, 5- 6, 5
  • Dini tanam( semenjak tunas berdimensi 1 centimeter timbul): 400 PPM
  • Minggu kedua: 800 PPM
  • Minggu ketiga sampai kelima: 1. 000 PPM
  • Minggu keenam serta seterusnya: 1. 200 PPM

7. Proses Pemeliharaan serta Perawatan

Memelihara serta menjaga bawang merah merupakan tahapan krusial yang wajib kalian jalani supaya tumbuhan hidroponik dapat berkembang dengan optimal.

Buat melaksanakan perihal ini nyatanya bukanlah susah, Teman 99.

Lumayan yakinkan kebutuhan nutrisinya terpenuhi dengan metode melindungi kestabilan pH air memakai perlengkapan pengukur pH.

Jalani pengecekan larutan nutrisi pada tandon secara berkala.

Yakinkan jangan hingga air nutrisi di dalamnya kekeringan.

Tidak hanya itu, jangan kurang ingat pula buat memakai nutrisi dengan PPM yang cocok dengan umur tumbuhan.

Sehabis tumbuhan berumur 60- 65 hari ataupun kala daunnya telah menguning serta rebah, kalian telah dapat memanen bawang merahmu sendiri.

Bila kalian mau memakai bawang- bawang ini bagaikan bibit, lumayan perkenankan bawang merah sampai menua serta keringkan di atas matahari.

Baca Artikel Menarik Lainnya : Jenis-Jenis Anggrek Di Indonesia Dan Cirinya

Cara Menanam Durian Musang King Agar Cepat Berbuah

Cara Menanam Durian Musang King

Cara Menanam Durian Musang King – Adalah salah satu jenis varian durian terbaru. Durian musang king ini memiliki keistimewaan. Yaitu dengan memiliki daging tebal bewarna kuning dan daging buah durian ini kering. Memiliki biji durian yang kecil, tekstur buah yang sangat lembut. Serta aroma buah yang kuat melalui kombinasi rasa manis bercampur pahit.

Syarat Tumbuh Durian Musang King

Durian Musang King tumbuh pada daerah dengan ketinggian 400-1000 meter di atas permukaan laut. Disarankan jika ingin menanam mungkin pada ketinggian 400-600 meter untuk hasil yang lebih banyak dan memuaskan.

Selain itu untuk menananm Durian Musang King ini. Dipastikan memilih lahan tanaman yang mempunyai jenis tanah yang subur, lembab, gembur. Dan memiliki kedalaman air meter yang tidak lebih dari 1m.

Persiapan Lahan Tanam Durian Musang King

Langkah pertama, terlebih dahulu bersihkan lahan tanam yang akan digunakan. Untuk menanam Durian Musang King agar tidak diganggu tanaman lainnya. Setelah itu. Buatlah lubang berukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm dan diamkan lubang yang sudah di tandai sekiranya 2-3 hari. Agar adanya cahaya matahari yang masuk serta untuk menghilangkan racun dan bakteri dari dalam tanah.

Persiapan Bibit Durian Musang King

Biasanya jika ingin menanam tentu menyiapak bibit yang sudah dibeli ditoko bibit. Pilih bibit yang sehat untuk digunakan dan yang sudah cukup umur. Batang dari bibit ini diharuskan besar dengan tinggi sekitar 15cm (jangan terlalu jangkung).

 Cara Menanam Durian Musang King

Setelah menyiapkan semuanya, kini berlanjut pada proses penanaman. Mulailah dengan melepas polybag samai pada bibit secara hati-hati karena jika terlalu kencang akan merusak media perakarannya. Setelah itu, masukkan bibit tersebut kedalam lubang yang sudah ditandai kemudian timbun kembali lubang tersebut secara perlahan dan padatkan lubang tersebut agar tidak mudah roboh jika ada angin kencang ataupun hujan lebat.

Cara Perawatan Durian Musang King

Setelah proses menanam Durian Musang King kini usaha yang harus dilakukan yaitu bagaimana cara untuk mewawatnya hingga pada hasil. Lakukanlah penyiraman secara rutin. Dan jangan lupa untuk melakukan penyiangan pada tanaman lain yang menggaggu disekitar proses penanaman Durian Musang King .

Baca Artikel Lainnya : Persebaran Flora Dan Fauna Di Indonesia

Untuk mencapai hasil maksimal perlu dilakukan tahap akhir. Yaitu pemupukan secara rutin dengan menggunakan pupuk kandang yang telah difermentasi, pupuk kompos atau pupuk terbaik lainnya. Bisa juga dengan penyemprotan pupuk gandasil ID setiap akhir pecan atau kurang lebuih 10 hari sekali.