Panduan Mencangkok Tanaman Hijau Dengan Mudah

 

Panduan Mencangkok Tanaman Hijau Dengan Mudah

Panduan Mencangkok Tanaman Hijau dapat di lakukan dengan cara yang cukup mudah. Karena kalian hanya memerlukan beberapa langkah penting saja.

Sebagai pembudidaya tanaman, kalian harus mengetahui beberapa cara perawatan, pengembangan tanaman, dan cara memperbanyak tanaman.

Untuk memperbanyak tanaman itu sendiri, terdapat beberapa cara, yaitu dengan menggunakan metode generatif dan juga vegetatif.

Baca Juga Artikel kami Lainnya di Cara Menanam Daun Bawang Dengan Benar

Panduan Mencangkok Tanaman Hijau Dengan Mudah dan Praktis

Untuk generatif itu sendiri merupakan proses pembudidayaan dengan cara menanam biji. Sedangkan untuk cara vegetatif, dapat di alkukan dengan cara Pencangkokan (cangkok), Stek, Okulasi, Kultur Jaringan, dan sebagainya.

Dalam artikel ini kita akan membahas lebih lanjut untuk cara memperbanyak tanaman dengan proses vegetatif atau dengan menggunakan cara Pencangkokan.

Hasil yang dij dapatkan dari proses pencangkokan biasanya akan memiliki kualitas tanaman yang sama atau tidak jauh berbeda dari bibit aslinya. Teknik mencangkok merupakan salah satu cara mencangkok yang paling efisien daripada proses vegetatif yang lainnya.

Biasanya proses pencangkokan akan di lakukan pada tanaman yang akan di manfaatkan buah – buahannya. Akan tetapi teknik pencangkokan akan memiliki satu kelemahan.

Dimana akar yang di dapatkan dari proses cangkok ini bisa di bilang kurang sempurna daripada proses pengembang biakan tanaman dengan proses generatif.

Berikut ini akan kami jelaskan beberapa hal penting yang perlu kalian ketahui dalam melakukan proses pencangkokan yang dapat di lakukan dengan mudah, cepat, dan juga cukup praktis.

Pengenalan Teknik Cangkok

Teknik untuk menambah jumlah tanaman secara vegetatif ini  di lakukan dengan cara mengupas kulit pohon yang akan menjadi inti dari perkemabngan tanaman.

Dimana tanaman yang ingin kita perbanyak di tempelkan dengan kemiringan tertentu, dan menempelkan bagian dalam tanaman yang terlihat menjadia satu.

Agar tanaman tersebut dapat berkembang dengan baik, balut kedua bagian yang menempel dengan tanah. Setelah itu, amankan bagian tersebut dengan menggunakan plastik atau tas kresek dan di ikat dengan tali yang kencang.

Tujuan dari proses cangkok ini adalah bibit yang di tempelkan kepada pohon induk akan membangun ikatan klon, atau proses kawin silang. Dengan teknik yang membuat tanaman bibit akan menjadi cepat dewasa, dan akan cepat berbunga/berbuah.

Biasanya proses cangkok ini di lakukan dengan proses cangkok pada induk bibit yang telah terpilih akan kualitasnya.

Syarat Proses Cangkok

Proses ini dapat di lakukan oleh banyak jenis pohon dan juga tanaman. Akan tetapi syarat atau ciri tanaman yang mudah dan bisa di cangkok adalah tanaman yang memiliki kambium yang baik.

Biasanya tanaman dengan kambium yang baik berasal dari tanaman yang menghasilkan buah. Untuk mengetahui bagaimana tanaman tersebut memiliki kambium yang baik biasanya dapat kalian ketahui dengan batang tanaman yang keras, dan kulit dari kayu tersebut dapat di kelupas.

Untuk salah satu tanaman yang tidak dapat di proses melalui cangkok antara lain seperti pohon kelapa, tebu, menitum, semangka, dan sebagainya.

Dan contoh lain untuk tanaman yang dapat di kembang biakan dengan cara mencangkok adalah seperti pohon jambu, pohon mangga, pohon rambutan, pohon durian, dan sebagainya.

Setelah itu salah satu syarat lain untuk tanaman yang dapat di cangkok adalah, tanaman tersebut paling tidak sudah berumur 2 tahun. Dan tanaman tersebut harus memiliki cabang yang cukup banyak setelah tumbuh.

Untuk tanaman induk, syaratnya, tanaman tersebut harus sudah mengeluarkan buah telebih dahulu. Dan untuk tanaman induk, semakin tua pohon tersebut, semakin baik, dengan ketentuan pohon induk tersebut masih dalam masa produksi.

Agar kualitas tanaman kita menjadi lebih baik dan juga berbuah banyak. Pilih lah induk yang memiliki jumlah panen yang tinggi, dan juga memiliki kualitas yang bagus.

Karena buah yang baik cirinya dapat dilihat dari ukurannya yang besar, tidak cepat mengalami kebusukan, rasanya yang enak, jarang di serang oleh hewan / serangga yang merusak kualitas buah tersebut.

Kelebihan dan Kelemahan Pencangkokan Tanaman

Keuntungan Proses Cangkok

  • Hasil yang di buahkan dari proses ini akan sama atau mirip dengan tanaman asalnya.
  • Tanaman ini dapat memanfaatkan air yang masuk ke dalam tanaman dengan baik.

Kelemahan Proses Cangkok

  • Tanaman akan mudah kering apabila terjadi kemarau panjang.
  • Tanaman yang di cangkok akan mudah terlepas apabila terkena angin kencang. Jadi pastikan kalian mengaman tanaman cangkok dengan tali atau benang yang kuat.
  • Pohon Induk akan mudah rusak dengan proses pencangkokan yang berlebihan.
  • Untuk memperbanyak tanaman cangkok, hanya bisa di lakukan di beberapa cabang utama saja. Sehingga proses ini tidak dapat di lakukan secara massal, atau sangat banyak. ‘

Panduan Cara Mencangkok Tanaman Pada Umumnya

Di dalam artikel berikut ini, terdapat cara pencangkokan yang biasa di lakukan oleh para petani pada umumnya.  Dengan panduan yang akan kami berikan sebagai berikut.

  1. Pilihlah cabang yang sehat, dan kuat, selain itu pastikan tanaman tersebut sudah memiliki batang yang keras dengan umur tanaman paling tidak 2 tahun.
  2. Diameter dari tanaman yang ingin di cangkok paling tidak antara 0.5 hingga 2 cm dan tidak lebih kecil dari batang pensil.
  3. Pilihlah batang tanaman cangkok yang warna dari batangnya masih coklat mudah atau hijau kecoklatan, dengan warna yang tergantung dair jenis tanaman yang ingin di cangkok.
  4. Sayat cabang pohonyang ingin di jadikan induk dengan cara melingkar yang panjangnya antara 3 cm hingga 5 cm saja. Atau dua kali lebih panjang dari diameter tanaman cangkok.
  5. Setelah itu, lepas kulit tanaman tersebut, sehingga bagian dalam pohon terlihat yang bisa di tentukan dengan lendir yang keluar dari kambium.
  6. Lendir tersebut dapat kalian hilangkan dengan beberapa cara, dimana kalian dapat hilangkan dengan menggunakan pisau, dan biarkan mengering.
  7. Bagian dalam pohon yang terlihat tersebut dapat kalian berikan hormon tumbuhan. Akan tetapi proses ini hanya proses opsional saja, dapat kalian lakukan, dapat juga tidak di lakukan.

Panduan Cara Mencangkok Tanaman Selanjutnuya

  1. Setelah itu siapkan kantong plastik, atau lemmbaran plastik yang memiliki tanah di dalamnya sebagai media agar akar dapat tumbuh dengan baik.
  2. Ikat plastik tersebut dengan tali atau benang agar cangkokan tidak mudah terlepas.
  3. Dalam proses pencangkokan, akar dari tanaman bibit akan muncul antara 2 atau 3 bulan setelah proses pencangkokan di mulai.
  4. Setelah akar memenuhi balutan plastik tersebut, maka proses cangkok sudah bisa di bilang berhasil. Dengan begitu kalian dapat melepaskan cangkokan dengan cara memotong sedikit bagian bawah cangkokan, dan usahakan agar akar tidak ikut terpotong semua.
  5. Apabila kalian telah memotong tanaman hasil cangkok tersebut, pastikan kalian memotong beberapa daun yang ada di dalam bibit tanaman tersebut. Kaliani dapat potong setengah dari jumlah daun yang ada di pohon tersebut, atau 1/3 nya saja.
  6. Jika sudah di kurangi jumlah daunnya, maka kalian dapat pindahkan pohon tersebut ke area kebun yang telah di siapkan sebelumnya.