Mengetahui Lebih Dalam Kukang Jawa

Mengetahui Lebih Dalam Kukang Jawa

Mengetahui Lebih Dalam Kukang Jawa

Mengetahui Lebih Dalam Kukang Jawa – Kukang Jawa (Nyiticebus javanicus) merupakan salah satu primata asli dari pulau Jawa dengan populasi di jawa bagian barat dan tengah. Kukang jawa berkerabat dekat dengan Kukang Sunda dan Kukang Bengala.

Kukang jawa mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

– dahinya memiliki pola berlian putih yang menonjol
– beratnya 565-687 gram
– panjang badan dari 293 mm, dan panjang ekor 10-20 mm

Habitat Kukang jawa termasuk hutan primer dan hutan sekunder. hutan bambu, hutan bakau, hingga di daerah perkebunan. Daerah persebarannya meliputi pulau Jawa bagian barat dan tengah seperti di Banten, Jawa Barat, dan beberapa kawasan di Jawa Tengah.

Meskipun pergerakannya lambat, namun saat berburu makanan, kukang jawa mampu bergerak lincah. Makanan dari Kukang jawa sendiri berupa buah, gum pohon, kadal, dan telur.

Kukang jawa termasuk dalam hewan nokturnal (aktif dimalam hari) dan juga merupakan hewan arboreal yaitu menghabiskan waktunya di atas pohon, walaupun memiliki pergerakan yang lambat, namun saat berburu makanan, kukang jawa mampu bergerak lincah.

Kukang jawa merupakan spesies yang paling terancam kepunahan. Primata pemalu ini dikategorikan dalam status keterancaman tertinggi. Kukang jawa bahkan masuk dalam daftar Top 25 Most Endangered Primates (25 Primata Terlangka di Dunia) edisi edisi 2008-2010 dan 2012-2014.

Penurunan populasi ini diakibatkan oleh hilangnya habitat akibat kerusakan hutan dan alih fungsi hutan, serta maraknya perburuan kukang untuk dijadikan hewan peliharaan. penurunan ini mencapai 80 persen. Kukang jawa termasuk salah satu binatang yang dilindungi berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 1990 dan Peraturan Pemerintah No 7 tahun 1999.

Baca Artikel Lainnya : Pengertian Dan Ciri Khas Fauna Oriental

Populasi kukang jawa hadapi penyusutan tajam oleh sebab diburu secara liar buat diperdagangkan bagaikan hewan peliharaan eksotis, serta kadang- kadang buat obat tradisional. Populasi yang tersisa mempunyai kepadatan yang rendah.

Serta kehabisan habitat ialah ancaman besar untuk kelestariannya. Buat alibi ini International Union for Conservation of Nature( IUCN) menetapkan statusnya bagaikan spesies kritis. Serta pula memasukkannya ke dalam catatan” 25 Primata Sangat Terancam Punah di Dunia” tahun 2008- 2010.

Kukang jawa dilindungi oleh undang- undang Republik Indonesia serta, semenjak Juni 2007, terdaftar di dasar Apendiks I CITES. Walaupun bermacam upaya proteksi ini sudah dicoba, dan keberadaannya tercatat di sebagian kawasan yang dilindungi. Hendak namun perburuan liar terhadap hewan ini masih terus terjalin; undang- undang proteksi binatang liar masih tidak sering ditegakkan di tingkatan lokal.

Author: jordan smith