Harimau putih (Panthera tigris tigris)

Harimau-putih-(Panthera-tigris-tigris)

Harimau Putih (Panthera tigris tigris) merupakan subspesies yang ditemukan di India. Harimau ini juga dikenal sebagai Haraimau Bengal. Wilayahnya termasuk sangat luas, namun spesies ini sangat langkah di temukan karena ciri-ciri yang dimiliki yakni wana putih merupakan kesalahan genetic saat dikandungan induknya. Meski merupakan sebuah kesalahan pengembangan gen, namun justru membuatnya menjadi unik dan spesial.

Selain karena faktor tadi, tindakan manusia membuat habitat harimau putih menjadi terancam. Di India sendiri harimau putih menjadi peliharaan masyarakat setempat. Hal ini memunculkan dua kemungkinan. Kemungkinan terbaiknya yaitu bisa dijaga dan terhindar dari tangan serakah, namun kemungkinan lain, komunitas harimau putih menjadi berkurang di alam bebas atau habitat aslinya

Meski langkah, harimau putih dapat ditemukan di penangkaran dan tempat perlindungan lainnya juga kebun bintang. Fauna ini juga bahkan bisa ditemukan di negara lain tidak hanya dui India.

Harimau Putih adalah hewan yang besar dan kuat yang beratnya dapat mencapai 300kg dan panjangnya dapat mencapai lebih dari 3 meter. Berbeda dengan variasi putih yang ditemukan pada spesies hewan lain, harimau putih bukanlah albino karena mereka masih membawa beberapa bentuk pigmen yang menciptakan warna bulu mereka.

Diketahui beberapa ekor harimau putih masih memiliki warna orangye pada bulu putihnya. Seperti spesies harimau lainnya, harimau putih memiliki garis-garis hitam atau coklat gelap yang berjajar secara vertikal di sepanjang tubuh mereka.

Seiring dengan perubahan warna bulu, gen yang dibawa oleh induk harimau putih juga membuat harimau putih memiliki mata biru dimana biasanya mata harimau berwarna hijau atau kuning. Meskipun harimau putih memiliki bulu-bulu putih yang indah, tetapi sebenarnya warna putih pada bulu mereka merupakan suatu kerugian karena mereka tidak menyamar dengan baik di hutan ketika akan berburu.

Seperti spesies harimau lainnya, harimau putih adalah hewan soliter yang memungkinkan predator besar ini untuk bisa memangsa mangsanya dengan lebih efektif dalam hutan lebat. Meskipun harimau putih bukanlah hewan yang aktif di malam hari, mereka melakukan sebagian besar pemburuannya di malam hari karena gelapnya malam dapat mengkaburkan warna putihnya ketika berburu.

Harimau putih memiliki pendengaran dan penglihatan yang luar biasa yang mana membantu mereka ketika berburu di hutan dalam gelap.

Setiap harimau menempati wilayah besar mencapai 75 mil persegi yang biasanya ditandai dengan urin dan cakar tanda di pohon. Terlepas dari kenyataan bahwa mereka adalah hewan soliter, wilayah teritori harimau putih bisa tumpang tindih dengan harimau-harimau yang lain ketika mencari harimau betina di musim kawin.

Samahalnya Harimau yang lain. Harimau putih juga merupakan hewan carnivora. Ia memburu mangsanya dnegan cara menguntit terlebih dahulu, memnatu dan bila kesempatannya datang baru ia beraksi.

  • Kingdom: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Mammalia
  • Order: Carnivora
  • Keluarga: Felidae
  • Genus: Panthera
  • Nama ilmiah: Panthera tigris tigris
  • Nama umum: Harimau Putih/White Tiger
  • Nama lain: Harimau Bengal Putih
  • Grup: Mammal
  • Lokasi: India
  • Habitat: hutan padat dan bakau rawa
  • Warna: Putih, Hitam, Coklat, Orange
  • Ukuran : 2,4 – 3,3 meter
  • Berat: 140kg – 300kg
  • Kecepatan Lari: 96 km/jam
  • Jenis Makanan: Karnivora (Pemakan Daging)
  • Hewan Buruan: Deer, Sapi, babi hutan
  • Predator: Manusia
  • Gaya hidup: Solitary (Menyendiri)
  • Rentang Hidup: 10 – 20 tahun
  • Status Konservasi: Dilindungi

baca juga :

Singa (Panthera Leo)
Serigala (Canis Rufus)
Harimau putih (Panthera tigris tigris)
Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae)
Badak Sumatera (Dicerorhinus Sumatrensis)
Rubah (Vulpes Vulpes)
Tapir (Tapirus)

You May Also Like