Fungsi Bagian Tubuh Tokek dan Cara Hidupnya

Fungsi Bagian Tubuh Tokek dan Cara Hidupnya

Fungsi Bagian Tubuh Tokek dan Cara Hidupnya – Tokek merupakan makhlulk soliter. Mereka hanya menghadapi lawan jenis selama musim kawin. Wilayahnya akan selalu dijaga untuk bertahan dari serangan pemangsanya. Yang bertanggungjawab akan kemanan wilayha yaitu tokek jantan, namun terkadang dibantu juga oleh betina. Jika ada musuh yang melewati batas wilayhanya maka akan saling menyerang.

Tokek merupakan jenis Gecko (mirip dengan cicak) yang memiliki ukuran besar dengan panjang mencapai 35 cm. Tokek masih bisa dijumpai meski sudah sering diperdagangkan. Badannya membentuk selinder dengan bagian atas terlihat datar. Kepala tokek dewasa, empat kali lebih besar dari kepala cicak dan memiliki bola mata yang jauh besar yang menonjol keluar. Tokek memiliki kelopak mata yang tarnsparan, sehingga dalam keadaa tertutupun bagian dalamnya masih bisa terlihat. Hewan ini memiliki cadangan mata dibagian atas yang berfungsi untuk mengkoordinadi aktifitas terhadap cahaya. Telinga pad abagian luar tubuh membuatnya memiliki kemampuan untuk mendengar anatara 3000 hertz – 10.000 hertz.

Warna tokek beragam, ada yang cokelat bercampur merah dan kombinasi warna lainnya yang membuatnya terlihat indah. Warna kulit tidak hanya indah, tapi juga menentukan pola hidupnya. Bintik-bintik merah yang pada kulit ternyata memiliki fungsi yang unik yakni menerangkan dan menggelapkan warna kulitnya. Hal ini baisanya untuk menyamrkan wujudnya agar tak telihat hewan lain, apa lagi yang dianggap sebagai ancaman.

Tokek Jantan memiliki warna lebih cerah dibandingan tokek betina, dan secara ukuran tubuh pun, jantan lebih besar. Jika mau mengidentifikasi mana jantan dan mana betina, maka bagian yang paling mencolok adalah ada sejumlah pembesaran pada bagian ekor jantan karena adanya dua hemipenes. Jantan juga memiliki preanal, terlihat dari pori-pori fermoralis dan tubercules postanal.

Jari kaki tokek memiliki bulu-bulu halus yang disebut dengan seta yang membantunya berpijak secara vertikal, menggantung dan bergerak dengan cepat.

Ternyata hampir semua bagian tubuh tokek memiliki fungsi yang sama-sama mempengaruhi cara hidup dan perkembangannya. Tokek memiliki hidung yang sangat sensitif yang bisa mendeteksi aroma dengan sangat baik. Tokek juga mendeteksi sesuatu menggunakan Jacobson atau organ vomeronasal (organ reseptor kimiawi yang merupakan bagian dari sistem penciuman amfibi, reptil, dan mamalia), yang miriop dengan hidung, namun terpisah dari hidung selama masa embrional. Lidahnya berfungsi untuk membawa partikel bau ke lubang di langit-langit mulutnya.

Selama musim kawin antara 4-5 bulan, tokek jantan sering memagang tokek betina menggunakan mulut. Jantan akan menarik perhatian betina mnenggunakan suaranya. Suara jantan tgerdengar sangat laki dan memiliki power dengan jarak dengar yang cukup luas disaat sepi “To-kay”. Sesuah itu betina akan disamperin dari arah belakang, betina akan bergerak berputar, sedngkan jantn tidak mau melepasnya dari gigitan. Setelahmusim kawin, betina akan bertelur setiap bulannya.

Giant Gecko (Tokek Raksasa)

Giant Gecko merupakan jenis rumah yang berukuran besar. Memiliki bintik merah pada bulu bagian atas, dan warna putih pada tubuh bagian bawah serta warna kuning pada bagian dada. Perekat pada kakinya membuatnyasering menempel didinding.

Stone Gacko (Tokek Batu)

Stone Gacko (Tokek Batu) sekilas dilihat mirip dengan kadal. Tokek batu memiliki 3 jenis. Tokek ini juga memiliki dua bentuk lidah yakni lidah bercabang danlidah tunggal, dan memiliki kulit yang licin.

Tokek Hutan

Tokek Hutan tidak menempel pada dinding, tapi memiliki kuku yang mebantunya memanjat pohon. Tokek ini memiliki warna hitm keabuan

Demikian Fungsi Bagian Tubuh Tokek dan Cara Hidupnya, yang bisa ada pelajari. Walaupun tokek masih gampang ditemukan, namun sebaiknya dipelihara dengan baik, tidak dikonsumsi dan diperdangkan.

baca juga : 

You May Also Like