Flora Dan Fauna Khas Sulawesi Tenggara

Flora Dan Fauna Khas Sulawesi Tenggara – Flora dan fauna khas Sulawesi Tenggara merupakan flora dan fauna khusus yang ditetapkan menjadi identitas Provinsi Sulawesi Tenggara. Berikut ini akan kita rangkum fauna dan flora yang merupakan khas Sulawesi Tenggara , antara lain :

  • Fauna Khas Sulawesi Tenggara :
    Image result for anoa
    Anoa merupakan fauna khas Sulawesi tenggara. Fauna yang dilindungi dan langka ini terdiri dari dua spesies yaitu anoa pengunungan dan anoa dataran rendah.

    Anoa dataran rendah atau yang sering disebut kerbau kerdil ini karena memiliki bentuk seperti kerbau. Tetapi pendek serta lebih kecil ukurannya , kira – kira sebesar kambing. Panjang tubuhnya sekitar 150 cm dengan tinggi sekitar 85 cm. Tanduk anoa dataran rendah panjangnya 40 cm. Sedangkan berat tubuh anoa dataran rendah mencapai 300 kg. Anoa dataran rendah dapat hidup hingga mencapi usia 30 tahun yang matang secara seksual pada umur 2-3 tahun. Anoa betina melahirkan satu bayi dalam setiap masa kehamilan dengan masa kehamilan 9 – 10 bulan. Mereka menyukai hidup di dataran rendah mulai dari hutan pantai sampai dengan hutan dataran tinggi dengan ketinggian 1000 meter diatas permukaan laut. Anoa menyukai daerah hutan ditepi sungai atau danau mengingat satwa langka yang dilindungi ini selain membutuhkan air untuk minum juga gemar berendam ketika sinar matahari menyengat.

    Anoa pengunungan disebut juga sebagai mountain Anoa. Anoa jenis ini memiliki ukuran tubuh yang lebih ramping dibanding anoa dataran rendah. Panjang tubuhnya sekitar 122 – 153 cm dengan tinggi sekitar 75 cm. Panjang tanduk anoa pengunungan sekitar 27 cm dengan berat tubuh dewasa sekitar 150 kg. Anoa pengunungan berusia antara 20 – 25 tahun yang matang secara seksual saat berusia 2-3 tahun. Anoa ini juga akan melahirkan satu bayi dalam setiap kehamilan yang berkisar 9 – 10 bulan. Anoa jenis ini juga berhabitat di hutan dataran tinggi hingga mencapai ketinggian 3000 meter diatas permukaan laut meskipun terkadang anoa jenis ini terlihat turun ke pantai untuk mencari garam mineral yang diperlukan dalam proses metabolismenya.

    Anoa semakin langka dan sulit ditemukan. IUCN memasukan kedua jenis anoa ini dalam status konservasi “endangered” atau terancam punah. Selain itu CITES juga memasukkannya kedalam apendiks I yang berarti tidak boleh diperjual belikan. Pemerintah Indonesia juga memasukan anoa sebagai salah satu satwa yang dilindungi dalam peraturan Pemerintah (PP) Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa.

  • Flora Khas Sulawesi Tenggara :
    Image result for anggrek serat
    Anggrek Serat merupakan flora khas Sulawesi tenggara. Nama tanaman ini diambil lantaran umbi semunya yang mengandung serat dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan anyaman kerajinan tangan. Sayangnya akibat eksploitasi yang berlebihan , anggrek serat yang menjadi flora khas Sulawesi tenggara ini menjadi sulit ditemukan.

    Ciri – ciri dari flora khas Sulawesi tenggara ini antara lain , memiliki pertumbuhan akar yang membentuk rhizome merambat dan membentuk roset seperti paku sarang burung. Mempunyai umbi semua yang kecil , pipih dan mengeras. Umbi semua anggrek serat tumbuh memanjang berwarna hijau kekuningan dan mengkilat. Pada ujung umbi semunya terdapat sehelai daun kecil berbentuk lanset yang berwarna hijau.

    Oersebaran anggrek serat ini terdapat di pulau Sulawesi dan Papua. Anggrek ini tumbuh baik di daerah panas dengan ketinggian antara 0-150 m diatas permukaan laut. Sebagai tanaman epifit , anggrek ini tumbuh menempel pada batang batang pohon yang sudah tua.

You May Also Like