Flora Dan Fauna Khas Lampung

Flora Dan Fauna Khas Lampung – Flora dan fauna khas Lampung merupakan flora dan fauna khusus yang ditetapkan menjadi identitas Provinsi Lampung. Berikut ini akan kita rangkum fauna dan flora yang merupakan khas Lampung , antara lain :

  • Fauna Khas Lampung :
    Image result for ciri-ciri gajah sumatera
    Gajah Sumatera merupakan fauna khas provinsi lampung. Gajah asia atau Elephas maximus memiliki tiga sub spesies yaitu Elephas maximus indicus, Elephas maximus maximus dan Elephas maximus sumatranus.4 Gajah sumatera adalah salah satu sub spesies gajah asia, nama ilmiahnya Elephas maximus sumatranus.ciri – ciri gajah sumatera antara lain , memiliki bobot sekitar 3-5 ton dan tinggi sekitar 2-3 meter. Kulit dari gajah ini juga terlihat lebih terang dari gajah asia lainnya. Pada bagian kuping sering terlihat depigmentasi seperti flek putih kemerahan. Gading pada gajah jantan akan lebih panjang dibandingkan gajah betina. Kepala gajah ini memiliki dua tonjolan serta kuping kecil berbentuk segitiga serta memiliki 5 kuku dibagian kaki depan dan 4 kuku di kaki belakang.Walaupun gajah ini merupakan fauna khas lampung , namun populasi tersebar di beberapa provinsi di Indonesia seperti Nangroe Aceh Darussalam , Sumatera Utara , Riau , Jambi ,Bengkulu , Sumatera Selatan , dan Lampung.Gajah ini juga dimasukan oleh IUCN sebagai kategori CR artinya satwa ini berada diambang kepunahan. Sedangkan di Indonesia gajah ini dilindungi oleh hukum UU No.5 tahun 1990 dan PP7/1999.
  • Flora Khas Lampung :
    Image result for bunga pukul empat
    Bunga Ashar merupakan flora khas provinsi Lampung. Bunga ini juga dikenal sebagai kembang pukul empat. Bunga yang memiliki bahasa latin Mirabilis jalapa L ini bukan merupakan bunga asli Indonesia melainkan berasal dari Meksiko.Namun karena bunga ini banyak ditemukan di Lampung maka bunga ini ditetapkan sebagai ikon flora Lampung. Bunga ini memiliki keunikannya tersendiri , karena bunga ini akan mekar pada sore hari sekitar pukul empat sehingga pada jaman dulu masyarakat Lampung menggunakannya sebagai pertanda masuknya waktu sholat Ashar. Karena itu bunga yang memiliki nama lain bunga ashar ini ditanam dipekarang atau didepan surau.Tumbahan hias ini juga memiliki beberapa nama di berbagai daerah di Indonesia. Berikut rangkuman nama lain dari bunga pukul empat ini , antara lain :
    -Tegerat (Jawa)
    -Noja (Bali)
    -Pukul Ampa (Minahasa)
    -Bunga Tete Apa, Bunga-Bunga Parangghi (Makasar)
    -Bunga-Bunga Parengki (Bugis)
    -Lore Laka (Timor)
    -Kupa Oras (Ambon)
    -Cako Rana (Ternate)
    -Kembang Asar (Lampung)
    -Kembang Pagi Sore
    -Kempang Pukul Empat ,Bunga Waktu Kecil (Melayu).

You May Also Like