Kakatua Maluku

Kakatua Maluku

Kakatua Maluku
Kakatua Maluku ( Cacatua moluccensis) merupakan burung endemik di pulau Seram, Maluku Tengah, atau biasa di seburt dengan kakatua Seram.
Jenis kakatua ini termasuk jenis burung yang berukuran sedang. panjang tubuh kakatua maluku dewasa sekitar 52 cm. Burung ini memiliki bulu yang berwarna putih semu merah muda, dengan jambul besar berwarna merah muda yang dapat ditegakkan. Bulu-bulu terbang dan bulu ekornya berwarna jingga kekuningan. Burung betina memiliki penampilan yang serupa dengan yang jantan, hanya saja ukuran tubuhnya lebih besar.

Jenis Burung paruh bengkok terkenal sebagai salah satu burung yang paling cerdas, karena memiliki inteligensi yang tinggi, ia mudah diajari melakukan aktivitas tertentu, sehingga tidak jarang menjadi hewan panggung di kebun binatang maupun dalam sirkus, mereka yang sudah terlatih tidak takut berinteraksi dengan orang asing dan juga mudah beradaptasi dengan lingkungan.

Ciri khusus dari kakatua maluku adalah jambulnya yang berwarna merah jambu yang bisa ditegakan. Ketika burung kakatua Maluku menegakkan jambulnya maka hal ini menunjukkan bahwa:
Sedang mencari perhatian pasangannya.
Mencoba mempertahankan wilayah atau kelompoknya.
Sedang memanggil anggota kelompoknya.
Sedang mengeskpresikan keingin-tahuan / rasa penasarannya.
Sedang senang atau gembira, kaget, frustasi atau takut.
Burung kakatua yang sedang menegakan jambulnya lebih baik dihindari atau jangan didekati karena resiko digigit. Kemampuan gigtan paruhnya bisa memecah buah kelapa dengan mudah. Lain halnya jika jambul sedang diturunkan maka burung tersebut menunjukan keramahan, ketenangan dan bisa di ajak main oleh kita.

kakatua maluku merupakan Endemik Indonesia, daerah sebaran kakatua maluku adalah di Maluku Selatan. Spesies ini hanya terdapat di hutan primer dan sekunder Pulau Seram, Ambon, Pulau Haruku dan Saparua. Sejumlah populasi kakatua Maluku dilindungi di Taman Nasional Manusela, yang merupakan salah satu tempat terakhir untuk menemukan burung ini di habitat liar. Pakan kakatua Maluku terdiri dari biji-bijian, kacang dan aneka buah-buahan.

Berdasarkan dari hilangnya habitat hutan dan penangkapan liar yang terus berlanjut untuk perdagangan, serta daerah burung ini ditemukan sangat terbatas, kakatua Maluku dievaluasikan sebagai Rentan di dalam IUCN Red List. Spesies ini didaftarkan dalam CITES Appendix I dan II sejak tahun 1989.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *