Flora Dan Faunan Khas Papua

Flora Dan Fauna Khas Papua – Flora dan fauna khas Papua merupakan flora dan fauna khusus yang ditetapkan menjadi identitas Provinsi Papua. Berikut ini akan kita rangkum fauna dan flora yang merupakan khas Papua , antara lain :

  • Fauna Khas Papua :
    Image result for Burung Cenderawasih
    Burung Cenderawasih merupakan fauna khas Papua. Burung ini juga layak digelari sebagai burung surga (Bird of Paradise). Burung ini memiliki bulu – bulu yang indah layaknya bidadari yang turun dari surga. Keindahan bulu pada burung ini tiada duanya.

    Burung yang merupakan fauna khas Papua ini memiliki ciri – ciri antara lain , memiliki ciri khas bulunya indah yang dimiliki oleh burung jantan. bulunya berwarna cerah dengan kombinasi beberapa warna seperti hitam , cokelat , kemerahan , oranye , kuning , putih , biru , hijau dan ungu. Burung ini berukuran 15 cm dengan berat 50 gram.

    Burung yang merupakan fauna khas Papua ini ditetapkan menjadi daftar jenis satwa yang dilindungi berdasarkan UU NO 5 tahun 1990 dan PP no 77 tahun 1999.

  • Flora Khas Papua :
    Image result for Buah Merah
    Buah merah merupakan flora khas Papua. Buah ini oleh masyarakat setempat sering dijadikan penunjang makanan pokok sehari – hari. Dan oleh sebagian lagi dipercaya sebagai oleh herbal untuk berbagai penyakit. Di papua sendiri buah ini dikenal sebagai kuansu , sedangkan di Maluku dikenal dengan nama Pandan Setan.

    Buah ini memiliki ciri – ciri antara lain , memiliki ketinggian mencapai 15 meter. Hidup merumpun hingga belasan batang. Batang pohon buah merah berwarna coklat dengan bercak putih , berbentuk bulat dan mempunyai hingga lima cabang. Pada batang pohon ini juga terdapat akar udara yang menggantung sampai ketinggian 1 m dari pangkal batang. Daun pohon buah merah berwarna hijau tua , berbentuk pita sepanjang antara 90 cm hingga 320 cm yang pinggirnya berduri – duri kecil. Bunga berwarna kemerahan serta buahnya berwarna merha coklat saat mudah dan merah bata , merah kecoklatan , atau ada pula yang kuning ketika tua. Bentuk buahnya panjang lonjong dengan panjang 50-120 cm dan berdiameter 10-25 cm. Buah ini bisa tumbuh pada dataran rendah hingga ketinggan 2.500 meter diatas permukaan laut.

    Manfaat buah ini digunakan oleh masyarakat Papua diperas dan dicampurkan kemakanan untuk sagu , talas , dan ubi kayu. Sisa perasan atau ampas digunakan sebagai makanan ternak. Selain itu buah ini juga dapat diolah menjadi minyak sari buah merah. Minyak ini selain digunakan untuk memasak makanan juga dipercaya mampu menjadi penyembuh berbagai penyakit. Buah yang mengandung karbohidrat ini pun mengandung lipid , asam palmitat , asam linoleat , asam oleat , beta karoten , beta cryptoxanthin , vitamin E , omega 3 , omega 9 dan sodium. Karena kandungan yang terdapat pada buah ini , buah ini dipercaya juga dapat mengobati penyakit kanker.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *