Flora Dan Fauna Khas Sulawesi Selatan

Flora Dan Fauna Khas Sulawesi Selatan – Flora dan fauna khas Sulawesi Selatan merupakan flora dan fauna khusus yang ditetapkan menjadi identitas Provinsi Sulawesi Selatan. Berikut ini akan kita rangkum fauna dan flora yang merupakan khas Sulawesi Selatan , antara lain :

  • Fauna Khas Sulawesi Selatan :
    Image result for Julang Sulawesi
    Julang sulawesi merupakan fauna khas Sulawesi utara. Julang sulawesi (Aceros cassidix) adalah spesies burung rangkong dalam familiBucerotidae. Burung ini endemik di Sulawesi. Burung ini dikenal juga dengan nama burung Taong.

    ciri – ciri julang Sulawesi antara lain , julang sulawesi memiliki warna mencolok mata, dengan warna tubuh hitam, paruh kuning emas, dan warna merah mencolok di atas paruhnya, ekor berwarna putih, warna biru di sekitar mata, kaki kehitaman dan warna leher biru. Berukuran sangat besar (104 cm), berekor putih dan paruh bertanduk. Jantan: tanduk merah tua; kepala, leher dan dada bungalan merah-karat. Betina: kepala dan leher hitam, tanduk kuning lebih kecil. Panjang tubuh dapat mencapai 100 cm pada jantan, dan 88 cm pada betina.Julang Sulawesi memiliki tanduk (casque) yang besar di atas paruh, berwarna merah pada jantan dan kuning pada betina. Paruh berwarna kuning dan memiliki kantung biru pada tenggorokan.

    Burung yang umum dijumpai menghuni hutan primer dan hutan rawa. Kadang di hutan sekunder yang tinggi dan petak-petak hutan yang tersisa dalam lahan budidaya yang luas , juga mengunjungi hutan mangrove. Burung ini memakan antara lain buah – buahan , serangga juga telur anakkan burung.

  • Flora Khas Sulawesi Selatan :
    Image result for lontar
    Lontar merupakan fauna khas Sulawesi Utara. Tanaman sejenis palma yang tumbuh di Asia Selatan dan Asia Tenggara.

    Ciri – ciri tanaman ini memiliki batang tunggal dengan tinggi 15-30 m dan diameter batang sekitar 60 cm serta kokoh dan kuat. Daun – daun besar , terkumpul di ujung batang membentuk tajuk yang membulat. Helaian daun serupa kipas bundar , berdiameter hingga 1,5 m , bercangap sampai berbagi menjari , dengan taju anak daun selebar 5-7 cm , sisi bawahnya keputihan oleh karena lapisan lilin. Tangkai daun mencapai panjang 1m , dengan pelepah yang lebar dan hitam di bagian atasnya , sisi tangkai dengan deretan duri yang berujung dua.

    Karangan bunga dalam tongkol, 20-30 cm dengan tangkai sekitar 50 cm. Buah – buah bergerombol dalam tandan , hingga sekitar 20 butir , bulat peluru berdiameter 7-20 cm , hitam kecoklatan kulitnya dan kuning daging buahnya bila tua. Berbiji tiga butir dengan tempurung yang tebal dan keras.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *